Pelajaran Berharga Dari Kasus Ratna Sarumpaet

statusterkini.com –┬áRatna Sarumpaet (lahir di Tarutung, Tapanuli Utara , 16 Juli 1948 ) adalah seniman berkebangsaan Indonesia yang banyak mengeluti dunia panggung teater, selain sebagai aktivis organisasi sosial dengan mendirikan Ratna Sarumpaet Crisis Centre. Ratna terkenal dengan pementasan monolog Marsinah Menggugat , yang banyak dicekal di sejumlah daerah pada era administrasi Orde baru

kasus ratna sarumpaet
sumber gambar : suara.com

Kasus Ratna Sarumpaet

Pada bulan September 2018, Sarumpaet mengunggah foto wajahnya yang bengkak ke media sosial, dan mengatakan bahwa ia telah diserang oleh orang-orang tak dikenal di Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung.

Sejumlah tokoh oposisi, termasuk Prabowo Subianto , mengutuk “serangan pengecut” tersebut. Namun, investigasi oleh Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat menemukan bahwa pada hari tersebut tidak ada konferensi internasional di Bandung, bahwa Ratna Sarumpaet tidak ada di Bandara pada hari tersebut, melainkan mengunjungi klinik bedah plastik di Jakarta

Pada tanggal 3 Oktober, Ratna mengakui bahwa ia telah berbohong mengenai serangan tersebut untuk menyembunyikan operasi plastiknya dari keluarganya sendiri. Dikutip oleh koran Tempo, Ratna menyatakan “ternyata saya adalah pencipta hoax terbaik, kebohongan saya telah menghebohkan negeri”. Ia kemudian dipecat dari tim kampanye pilpres 2019 Prabowo Subianto

Pelajaran Berharga dari Kasus Ratna Sarumpaet

Bangsa yang begitu luas dan besar dengan dihuni oleh manusia-manusia yang istimewa. Bangsa ini sungguh tidak kekurangan orang pintar, namun kekurangan orang jujur. Berlaku jujur memang terkadang membuat sakit, namun dengan melakukan kebohongan justru akan membuat luka luka baru yang justru akan memperparah luka-luka tersebut. Hingga pada akhirnya akan membusuk dan tercium layaknya bangkai yang baunya menyengat.

Tentu kita tau bahwa akhir-akhir ini hoax benar-benar meracuni bangsa kita. Dari hal yang kecil dibesar-besarkan, dari yang hitam bisa menjadi putih, dari yang putih menjadi hitam. Sungguh kita harus waspada dengan berita-berita yang dilihat dan didengarkan jangan sampai kita telan mentah-mentah dan menyebarkannya sebelum kita benar-benar yakin dengan fakta yang terjadi

Pelajaran penting bahwa korban Hoax bisa menimpa siapa saja. Bahkan bisa menimpa orang-orang yang sudah pandai dalam memilah memilah informasi yang beredar. Bahkan terkadang kasus-kasus hoax bisa datang dari orang-orang terdekat atau bahkan justru dialah yang membuat berita hoax tersebut.

Tentu kita berharap kasus yang sedang dialami oleh Ibu Ratna Sarumpaet ini segera selesai dengan cara terbaik. Jangan sampai kasus-kasus semacam ini mengganggu hal-hal yang lebih penting, misalnya dalam penanganan bencana yang sedang melanda saudara kita yang berada di Lombok, Palu, Donggala, dan lainnya. (Sumber : Kaskus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *