Mary Ann Band Gegedug Melodic Punk Bogor (Band Indie Terkini)

Sepenggal Bait Perjalanan Mary Ann

statusterkini.com – Dalam perjalanannya, Mary Ann kerap mendapatkan sedikit rintangan. Bongkar pasang personel juga dialami band yang didirikan akhir tahun 1997 ini. Band ini memulai debutnya dengan para punggawa awal: Joe Weirdoz Squad (Vocals), Ferdi (Guitars), Ivan ‘Lazy Troops’ (Bass) dan Pierre (drum). Dalam setiap jam sessionnya, Mary Ann dominan meng-cover lagu lawas. Terinspirasi oleh American punk rock Covers Band: “Me First And The Gimme Gimmes”.

Mary Ann sempat vakum pada akhir tahun 1998. Namun, Pertengahan 1999, Pierre mencoba mengaktifkan kembali Mary Ann dengan merekrut: Reynold ‘Om Gondronk’ (Vocals), TYO ‘Pup Di Tol’ (Right Guitars), Alm. Chakil ‘Frog Leg Soup’ (Bass) dan Ari ‘Konflik’ Dan Pierre sendiri akhirnya berpindah posisi menjadi Left Guitars.

Album Pertama

Pertengahan 2004 debut full album perdana pun di-release dengan title: “Hit The Road”. Di bawah naungan label Simpleton Melodies Records,” ujarnya. Pada album perdana ini, line up Mary Ann yaitu: Muchsin pada vocals dan merangkap right guitars, Pierre left guitars, Ari ‘Konflik’ Drum, dan Sodick yang menggantikan Bassist sebelumnya.

Album Kedua

Mary Ann akhirnya menelurkan album keduanya pada tahun 2018 dengan judul album Regenerasi. Personel saat ini diisi oleh John ‘Tomorrow Never End’ pada vocal/guitar, Pierre tetap pada guitar, dan yang lainnya merupakan additional player.

Beberapa album kompilasi yang telah diikuti :

  • No fans but Friends tahun 2005 (Red Star Recs)
  • Simple Tone from Simpleton tahun 2007 dengan (Simpleton Melodies Recs),
  • Starsucks tahun 2008 (AwkWard Overtune Recs)
  •  Does This Looks Like a Punk tahun 2009 (Eazy Recs)
  • Rawk against bambang tahun 2012 (Silversdenim)

Dan masih cukup banyak album kompilasi lain yang ikut terlibat di dalamnya.

Cita-cita mereka ternyata sederhana, yaitu cukup Dikenal dalam karya. “Terima kasih teman setia atas segala dukungan hingga kini kita masih dalam kebersamaan memasuki dua dekade-nya,” ucap Pierre. (Sumber : Metro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *